Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor, Jawa Barat, Ade Sarmili menegaskan rencana aksi yang dipelopori oleh kalangan jemaat gereja di Amerika Serikat, yang akan membakar Kitab Suci Al Qur’an hanya akan menghancurkan citra negara adidaya itu di mata dunia Islam.

“Namun, perlu saya tegaskan warga Kota Bogor, tidak akan terpancing oleh rencana aksi pembakaran Al Quran yang digalang Gereja Dove Outreach World Center, Florida, Amerika Serika, pada 11 September mendatang,” katanya di Bogor, Jumat (20/9).

Rencana aksi yang disebutkan sebagai hari pembakaran Al-Quran se-dunia tersebut digalang jemaat gereka di AS itu sebagai bentuk peringatan tragedi penyerangan menara kembar World Trade Center, New York, pada 11 September 2001.

Menurut Ade Syarmili, meski sudah tersebar informasi semacam itu, umat Islam di Bogor tidak akan terpancing.

“Kami tidak akan terprovokasi oleh rencana aksi yang tidak terpuji tersebut,” katanya menambahkan.

Kendati menegaskan umat Islam Kota Bogor tidak akan terpancing dengan ulah pengiat Gereja Dove Outreach, namun Ade menegaskan pihaknya tetap akan melakukan perlawanan.

Namun cara perlawanan yang akan dilakukan DMI Kota Bogor, kata dia, tentu tidak akan sama dengan aksi yang digalang Gereja Dove Outreach.

“Kami akan melawan dengan sikap damai, karena Islam adalah sebagai agama yang mengajarkan kedamaian, bahkan bagi pemeluk agama non-Muslim sekalipun,” ujar Ade Sarmili. (Ant/OL-9)

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/08/20/163425/91/14/Rencana-Pembakaran-Al-Quran-Hancurkan-Citra-AS