Ahmed El-Hamrawi, seorang pimpinan Ikhwan di Iskandari, akhirnya mengundurkan diri dari IM & FJP (news.egypt.com/english), terkait surat kontroversi Presiden Mesir, beliau pun menyatakan:

“Surat Presiden Mursi (kepada Shimon Peres) membuat darah jutaan Syuhada, kanak-kanak, para muslimah, dan para Syaikh yang terbunuh oleh Yahudi semenjak tahun 1948 M, menjadi Sia-sia”

“Kita sebelumnya menduga, hanya Husni Mubarak & kroninya itulah sebagai penghianat, antek Zionis & Amerika; namun sekarang jelas bagi kami, area penghianatan ternyata lebih luas lagi; Jika Husni Mubarak itu Harta Karunnya Israel, maka Mursi adalah Teman Setianya, sebagai mana tertulis dalam surat itu”

El-Hamrawi juga meminta Mursi untuk segera minta maaf, dan menyeru semua barisan Ikhwan untuk menyangkal segala ucapan dan perbuatan Mursi itu, begitupun juga menyeru semua aktivis Ikhwan untuk melakukan press release publik, pengingkaran dari kebijakan Mursi dan memusuhi entitas Zionis.

El-Hamrawi juga menyatakan kepada Harian al-Wathan:
“Apa yang tertulis dalam surat Mursi ke Shimon Peres, (harusnya) mustahil dibiarkan oleh Presiden yg memiliki hubungan dengan Ikhwan yg telah mengumumkan perjuangan pembebasan Palestina, melindungi Akidah & Agama, semenjak tahun 1928 M; Namun setelah sekian lama kita dikejutkan (dengan adanya surat itu) bahwa Ikhwan (seolah-olah) bermesraan dengan Zionis, yakni Surat Hitam dalam sejarah Ikhwan tatkala tertulis: Sahabatmu yang Setia.” dia menambahkan “Gaya penulisan ini tidak diridhai oleh para Aktivis Ikhwan!”

Sumber:
http://www.akhbar-today.com/46213
http://www.shorouknews.com/news/view.aspx?cdate=21102012&id=c0f3a48b-69af-4829-9ec3-07143dc1de20