Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, membantah beberapa pandangan yang menyatakan ada perubahan berarti di Dunia Arab selama Obama menjadi Presiden.

“Memang ada penarikan pasukan, tapi Obama justru mengirim pesawat tanpa awak di perbatasan Pakistan dan India dengan korban yang terus berjatuhan,” tegasnya kepada Islampos.com, Kamis (8/11/2012).

Selama ini Amerika adalah negara yang mengamini tiap kebijakan Israel. Amerika pun bungkam atas tindakan keji Israel membunuh bangsa Palestina, khususnya tragedi pembantaian terhadap rakyat Gaza di tahun 2008-2009 dengan menelan ribuan korban.

“Jangankan bersimpati, bicara saja tidak,” tandasnya.

Bagi Ismail, tebar pesona dan senyum Obama kepada dunia Islam hanyalah sebagai lips service semata. Keramahan tersebut bukanlah keramahan substansial yang harus diikuti dengan sikap bersahabat.

Ismail pun menganalogikan dua orang pemukul dengan dua wajah berbeda. Satu orang memukul sambil marah-marah, dan satu pemukul lainnya menampilkan senyuman t namun diam-diam ikut memukul.

“Nah, Obama itu wajahnya senyum, tapi sambil nonjok. Keramahannya artificial, bukan substansial,” katanya. (Pz/islampos)